Definisi Animasi dan Kumpulan Jenisnya, Beserta Cara Pembuatannya
Apa itu Animasi?
Animasi didefinisakan sebagai gambar / objek yang bergerak, yang artinya terdapat kumpulan gambar yang disusun sedemikian rupa sehingga tampak bergerak sesuai alur yang ditentukan pada setiap hitungan waktu. Gambar atau objek yang dimaksud bisa berupa gambar manusia, hewan, maupun tulisan.
Pada umumnya, mata manusia hanya dapat menyimpan gambar kurang lebih 1/10 gambar per-detik. Jadi, ketika beberapa gambar muncul secara berurutan dengan cepat, maka otak manusia akan menggabungkannya menjadi gambar yang bergerak.
(Sumber Gambar : CareerAddict)
Orang yang membuat animasi disebut animator. Untuk menciptakan kesan gerakan yang halus, setiap animator harus mempertimbangkan frame rate atau jumlah gambar berurutan yang ditampilkan setiap detik. Biasanya seorang animator menggunakan frekuensi gambar 24 FPS hingga 30 FPS (Frames Per-Second / Gambar Per-Detik) sehingga pergerakannya terlihat sangat halus.
Jenis-jenis Animasi
Perlu diketahui, bahwa animasi memiliki berbagai macam dan jenis yang terdiri dari 2 aspek, yaitu berdasarkan bentuk karakter dan berdasarkan teknik pembuatannya. Berikut penjelasannya :
1. Berdasarkan Bentuk Karakter.
Beberapa animasi berdasarkan bentuk karakternya, terbagi menjadi beberapa bagian yaitu :
A. Stop Motion / Claymation
Stop Motion merupakan teknik animasi objek yang dimanipulasi secara fisik agar terlihat bergerak dengan sendirinya. Objek tersebut digerakan sedikit demi sedikit disetiap frame yang akan difoto, alhasil akan menciptakan ilusi pergerakan saat serangkaian frame tersebut dimainkan secara berurutan.
Stop motion juga sering disebut animasi claymation karena model pembuatannya yang sering menggunakan tanah liat. Selain itu ada model lain yang dapat digunakan, seperti boneka, plastisin. Stop motion juga dapat dibuat dengan bahan karakter dari kertas, kain, dan foto, karakter ini disebut dengan animasi cutout.
Berikut contoh pembuatan animasi stop motion yang perlu diketahui :
B. Animasi 3D (Tiga Dimensi)
Animasi 3D (Tiga Dimensi) merupakan jenis animasi yang diciptakan dari gambar bergerak dalam ruang digital 3 dimensi. Animator menciptakan animasi 3D dengan memanipulasi model objek 3D dengan bantuan software komputer, seperti Blender dan Maya. Proses pembuatannya sendiri dibagi dalam tiga tahap, yaitu modelling, layout and animation, dan rendering.
(Sumber Gambar : JalanTikus)
Karakter animasi 3D terlihat sangat mirip dengan aslinya bahkan melibatkan detail-detail kecil seperti rambut, guratan wajah, gestur, dan lain-lain. Salah satu visi animasi 3D kebanyakan fokus pada pengontrolan gerakan dan menyerahkan tampilan visualnya pada komputer.
Berikut contoh pembuatan animasi 3D sederhana :
C. Animasi 2D (Dua Dimensi)
Animasi 2D (Dua Dimensi) atau biasa dikenal Kartun (Cartoon) merupakan animasi yang terbuat dari gambar atau objek di kanvas atau layar dua dimensi atau bisa juga dari gambar-gambar yang berbentuk bangun datar atau yang memiliki panjang (X-axis / Horizontal) dan (Y-axis / Vertikal).
(Sumber Foto : IDS)
Walaupun animasi jenis ini merupakan jenis animasi yang utama dalam pembuatan film animasi kartun, animasi 2D ini juga dipakai untuk animasi video pemasaran seperti, iklan, promosi perusahaan, materi pendidikan, video game, dan masih banyak lagi.
Berikut contoh pembuatan animasi 2D :
Fakta unik tentang kartun, cartoon sendiri memiliki arti "gambar yang lucu", itulah mengapa kebanyakan dari film kartun terlihat lucu, karena film kartun bertujuan untuk menghibur para penontonnya.
D. Motion Graphics
Motion Graphics merupakan jenis animasi yang menggabungkan teks, grafik, warna dan gerakan untuk membuat video yang menarik secara visual. Animasi ini biasanya dipakai untuk iklan komersial, promosi produk, berita, hiburan , video intro dan outro, video tutorial, animasi logo, dan lain-lain.
(Sumber Gambar : BootCamp)
Berikut contoh pembuatan animasi motion graphics yang perlu diketahui:
E. Animasi Jepang (アニメーション)
Animasi Jepang atau biasa dikenal dengan anime (アニメ) merupakan animasi yang dibuat dengan gambar tangan dan juga komputer digital seperti CGI. Selain itu, anime juga sering didasarkan / mengadaptasikan pada komik Jepang yang disebut Manga (漫画) dan Light Novel.
(Sumber Gambar : OtakuFandom)
Pada film anime biasanya memiliki grafis seperti manusia pada umumnya, lalu sering menampilan kebudayaan Jepang, dan plot cerita dibuat bervariasi. Berbeda dengan kartun, tidak semua anime diperuntukkan untuk anak-anak, bahkan ada yang khusus orang dewasa dan ada pula yang .
Berikut contoh pembuatan animasi Jepang yang perlu diketahui :
2. Berdasarkan Teknik Pembuatannya.
Beberapa animasi berdasarkan teknik pembuatannya, terbagi menjadi beberapa bagian yaitu :
A. Animasi Cell / Sel
Animasi Cell merupakan lembaran yang membentuk satu animasi. Setiap lembaran itu memiliki gambar yang berbeda-beda. Misalnya, di lapisan pertama ada gambar animasi sesuai preferensi animator. Sementara gambar kedua berisikan pohon dan bangunan serta lembaran terakhir berisikan gedung sebagai background. Saat ketiga gambar digabungkan, maka akan membentuk satu kesatuan gambar. Ciri dari animasi jenis ini ada pada background-nya yang statis.
Cell sendiri merupakan kepanjangan dari celluloid atau seluloid. Plastik cell ini berbahan nitroselulosa dari campuran kamper, piroksilin, dan alkohol. Biasanya, plastik tersebut merupakan bahan dasar pembuatan sisir, boneka, dan lain-lain. Jika dibuat untuk animasi, maka akan dibuat dalam lembaran tipis.
Berikut contoh pembuatan animasi cell yang perlu diketahui :
B. Animasi Frame
Animasi Frame merupakan teknik pembuatan animasi dengan menggunakan rangkaian gambar yang digerakkan bergantian dalam satuan FPS (Frames Per-Second / Gambar Per-Detik).
(Sumber Gambar : IDS)
Jadi, Animasi frame adalah animasi yang menggunakan rangkaian gambar yang ditunjukan secara bergantian. Sederhananya seperti saat animator membuat gambar atau objek yang berbeda-beda pada lembaran buku, lalu membuka buku tersebut secara cepat dengan jari maka gambar tersebut akan terlihat seolah-olah bergerak.
Berikut contoh pembuatan animasi frame by frame :
C. Animasi Sprite
Animasi Sprite merupakan animasi yang dibuat pada setiap objeknya bergerak secara mandiri (sprite) dengan tampilan latar belakang diam (statis). Berbeda dengan animasi cell dan animasi frame by frame, animasi sprite dapat membuat objek bergerak tidak dalam waktu bersamaan karena memiliki FPS (Frames Per-Second / Gambar Per-Detik) yang berbeda.
(Sumber Gambar : Vecteezy)
Animasi sprite juga punya banyak penyebutan dan jenis salah satunya berkaitan dengan sprite sheet dimana ada kumpulan sprite yang disusun dalam satu kotak. Nantinya, setiap sprite itu akan dikompilasikan menjadi satu klip dan saat dimainkan akan menciptakan ilusi gerakan. Latar belakang animasi jenis ini mayoritas hitam dan statis.
Berikut contoh pembuatan animasi sprite :
D. Animasi Path
Animasi Path merupakan teknik animasi sederhana yang menggunakan garis / jalur sebagai penggerak objek.
(Sumber Gambar : Wandah.org)
Berikut contoh pembuatan animasi path sederhana :
E. Animasi Spline
Animasi Spline merupakan animasi yang dibuat untuk menggerakkan objek mengikuti garis lintasan berbentuk kurva matematis.
(Sumber Gambar : AppTension)
Berikut contoh pembuatan animasi spline sederhana :
F. Animasi Clay
Animasi Clay merupakan animasi yang memakai clay (tanah liat) sebagai objeknya. Tentu hal ini tidak menggunakan tanah liat biasa, tetapi umummnya menggunakan palasticin yaitu suatu baan yang lentur / elastis. Teknik pembuatan animasi clay ini adalah salah satu cara untuk membuat animasi stop motion. Animasi ini dikerjakan dengan cara menggerakkan clay perlahan-lahan, kemudian difoto secara berurutan, setelah proses pengambilan gambar obyek selesai, foto dijadikan rangkaian beruntun untuk dijalankan dalam kecepatan tertentu sehingga menghasilkan gerakan yang realistis dan unik.
(Sumber Gambar : ClayAnimation)
Teknik animasi ini sebenarnya termasuk animasi klasik, namun karena teknik pembuatannya yang memerlukan kesabaran dan ketekunan tinggi, tidak banyak animator yang memilih membuat animasi dengan teknik ini.
Berikut pembuatan animasi clay paling sederhana :
G. Animasi Karakter
Animasi Karekter merupakan animasi 3D yang dimana setiap karakternya memiliki ciri dan gerakan yang berbeda tetapi bergerak secara bersamaan. Dalam pengerjaannya, animasi jenis ini sangat mengandalkan komputer, hanya pada permulaan saja menggunakan teknik manual, yaitu pada saat pembuatan sketsa model atau model patung yang nantinya di-scan dengan Scanner biasa atau 3D Scanner.
(Sumber Gambar : SekolahNews)
Berikut contoh pembuatan animasi model karakter 3D :
H. Animasi Vektor
Animasi Vektor merupakan teknik pembuatan animasi yang memakai rumus matematika dalam menggambar objeknya.
(Sumber Gambar : LovePik)
Berikut contoh pembuatan animasi vektor :
Baik, demikian seluruh penjelasan dari definisi animasi dan kumpulan jenis beserta cara pembuatannya. Jika ada typo / kesalahan lainnya tolong dimaafkan dan semoga bermanfaat. Terima Kasih.
Daftar Pustaka
https://www.studiobinder.com/blog/what-is-animation-definition/
https://kelasanimasi.com/sejarah-singkat-animasi-stop-motion/
https://glints.com/id/lowongan/animasi-adalah/
https://glints.com/id/lowongan/motion-graphic-adalah/
https://hot.liputan6.com/read/4696950/animasi-adalah-gambar-bergerak-ketahui-fungsi-dan-macam-macamnya


.jpg)










Comments
Post a Comment